Solopos.com, SOLO – Rasanya yang lezat dan mudah didapatkan
membuat alpukat menjadi salah satu buah yang banyak digemari. Tak hanya
itu, buah alpukat juga mengandung banyak manfaat yang sangat diperlukan
bagi kesehatan.kandungan beberapa vitamin yang ada pada buah
alpukat dapat membantu menurunkan berat badan dan mencegah penyakit
jantung. Lalu apa saja manfaat lain di balik alpukat? Berikut manfaat
besar yang dapat Anda ambil saat mengonsumsi alpukat sebagaimana dikutip
Solopos.com di laman Healty Foods, Rabu (25/6/2014):
Menjaga Kesehatan Kesehatan Jantung
Penyakit jantung
koroner masih menjadi pembunuh terbesar di dunia. Beberapa ahli percaya
penyakit ini terus mengalami peningkatan karena orang banyak yang
mengonsumsi minyak nabati. Kandungan lemak tak jenuh yang ada pada
alpukat dapat membantu kita dalam usaha mencegah penyakit jantung.
Menjaga Kesehatan Kulit
Lemak tak jenuh yang ada pada alpukat juga bermanfaat untuk memperbaiki
warna kulit Anda. Alpukat sangat penting untuk menjaga tingkat
kelembaban yang ada pada lapisan epidermis kulit yang dapat membuat
kulit terasa lembut dan sehat. Omega-9 yang terkandung pada alpukat juga
membantu mengurangi kulit kemerahan dan iritasi serta memperbaiki
sel-sel kulit yang rusak.
Menurunkan Berat Badan
Banyak
orang tak mengetahui bahwa sebenarnya makanan tinggi lemak dianggap
baik untuk menurunkan berat badan. Penelitian menunjukkan, asam lemak
tak jenuh tunggal yang ada pada alpukat ternyata dapat digunakan sebagai
cadangan energi dan tidak disimpan sebagai lemak tubuh.
Baik Bagi Penderita Diabetes
Bagi penderita diabetes, asam
oleat yang ada pada alpukat sangatlah dianjurkan terutama karena
kandungannya yang baik untuk menurunkan kolesterol buruk dan
meningkatkan kolesterol baik. Menjaga kadar kolesterol memang sangat
penting bagi penderita diabetes karena sangat mempengaruhi penyakit
jantung.
Mengobati Radang Sendi
Alpukat mengandung
kadar tinggi lemak tak jenuh tunggal, pitosterol, vitamin E, vitamin C,
dan berbagai karotenoid yang dapat membantu dengan mengurangi peradangan
sendi.
http://www.solopos.com/2014/06/27/tips-kesehatan-inilah-manfaat-besar-di-balik-buah-alpukat-515475
Kamis, 26 Juni 2014
Proporsal
Sebuah proposal mempunyai 3 kegunaan, yaitu :
- Berisi perkiraan tim proyek, mulai dari biaya proyek sampai dengan tanggal pengiriman proyek.
- Untuk proyek eksternal, dokumen hukum formal menunjukkan outline tim proyek untuk memberikan pelayanan yang diperlukan.
- Sebagai alat penjualan. Proposal yang berisi usulan proyek akan dijual untuk mendapatkan keuntungan.
- Tidak menawar, yang mana seharusnya bisa ditawar.
- Ada tawaran, tetapi hilang dalam kompetisi.
- Buat fase analisis sebagian kecil proyek, usulkan untuk dikerjakan dalam Proposal Analisis (Analysis Porposal).
- Setelah analisis dikerjakan, usulkan sisanya dibangun dalam Proposal Pengembangan (Development Proposal).
- Cakupan Surat (Cover Letter). Sebuah surat yang ditujukan kepada pengambil keputusan, ditandatangani oleh Manajer Proyek (jika diwakili oleh seorang Akuntan, maka Akuntan tersebut dapat menandatangani surat ini bersama klien yang lain).
- Halam Judul (Tittle Page). Halaman ini berisi “Proposal”, judul dari sistem, pembuat, tanggal,
nomor revisi, logo perusahaan, dan sebagainya. - Daftar Isi (Table of Contens). Bila klien anda tidak terbiasa dengan format proposal anda, beri
penjelasan dari kegunaan setiap bagian. - Ruang Lingkup (Scope)
- Keuntungan (Advantages). Jual proyek anda. Buktikan bagaimana perencanaan anda, kontrol
dan 7 fase metodologi. - Keuangan (Financial). Buat harga total dan tanggal pengiriman. Bila termasuk hardware, rinci harga hardware dan sistem operasinya. Buat daftar non material, seperti job satisfaction, good will, customer happiness, management happiness, etc.
- rencana.
- Kemampuan dalam penyampaian
- Penerimaan
- alternatif
- Istilah, Kondisi dan Pendapat
- istilah khusus.
Perencanaan Proyek
Sebuah proposal adalah dokumen yang merinci biaya dan jadwal proyek, serta menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil oleh tim proyek untuk menghasilkan produk yang diinginkan.
Perencanaan adalah sebuah proses yang berulang-ulang : rencana akan ditinjau secara terus menerus sesuai dengan perkembangan proyek dan sesuai dengan bertambahnya pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik dari anggota tim. Perencanaan memang merupakan pekerjaan yang sangat sulit, tetapi harus dilaksanakan sebagaimana mestinya. Banyak proyek menjadi kacau dikarenakan tidak adanya perencanaan.
Perencanaan Proyek adalah langkah awal, sumber daya, biaya dan jadwal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek. PPP adalah dokumen internal, tidak perlu ditunjukkan ke user, terutama user luar.
Kunci berbagai rencana adalah memecah kegiatan yang diperlukan ke dalam sebuah bagian yang lebih kecil lagi. Rincian struktur kerja (WBS) diawali dengan menyusun komponen-komponen utama proyek. Hal ini merupakan Level 1 dari WBS (Level 0 adalah judul proyek). Untuk proyek software, metode terbaik untuk pemecahan proyek menjadi bagian-bagian utama adalah diawali dengan 7 fase pengembangan software.
Perencanaan adalah sebuah proses yang berulang-ulang : rencana akan ditinjau secara terus menerus sesuai dengan perkembangan proyek dan sesuai dengan bertambahnya pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik dari anggota tim. Perencanaan memang merupakan pekerjaan yang sangat sulit, tetapi harus dilaksanakan sebagaimana mestinya. Banyak proyek menjadi kacau dikarenakan tidak adanya perencanaan.
Perencanaan Proyek adalah langkah awal, sumber daya, biaya dan jadwal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek. PPP adalah dokumen internal, tidak perlu ditunjukkan ke user, terutama user luar.
Kunci berbagai rencana adalah memecah kegiatan yang diperlukan ke dalam sebuah bagian yang lebih kecil lagi. Rincian struktur kerja (WBS) diawali dengan menyusun komponen-komponen utama proyek. Hal ini merupakan Level 1 dari WBS (Level 0 adalah judul proyek). Untuk proyek software, metode terbaik untuk pemecahan proyek menjadi bagian-bagian utama adalah diawali dengan 7 fase pengembangan software.
DOKUMEN KEBUTUHAN (REQUIREMENT DOCUMENT / RD)
RD menyatakan masalah-masalah yang dihadapi user dan solusi umum yang dibutuhkan. Bahasanya berorientasi pada bahasa yang digunakan oleh user sehari-hari, dan jauh dari bahasa komputer. Kadangkala dokumen RD digunakan sebagai permohonan untuk sebuah proposal (Request for a proposal (RFP)) ketika user menawarkan proyeknya kepada kontraktor luar.
Hal-hal yang terdapat dalam RD. Berikut ini adalah bagian-bagian dari RD :
Hal-hal yang terdapat dalam RD. Berikut ini adalah bagian-bagian dari RD :
- Pendahuluan. Identifikasi perusahaan (user) dan juga penjual dimana RD tersebut ditujukan. Tentukan masalah yang perlu diselesaikan, latar belakang, contoh situasi yang sedang dihadapi, motivasi-motivasi untuk menanggulanginya, dll. Bagian ini digunakan untuk memperkenalkan potensi penjual kepada perusahaan user atau departemen jika diperlukan, jelaskan kultur,lingkungungan, dan bagaimana jalannya bisnis yang dilakukan. Berikan pengertian kepada Tim Proyek tentang masalah yang dihadapi user.
- Tujuan Proyek. Sebuah pernyataan singkat mengapa kita mengajukan proposal untuk pengembangan proyek. Batasanbatasan utama dalam penggunaan waktu dan keuangan dapat juga disebutkan.
- Fungsi-fungsi Utama. Pernyataan singkat mengenai bagaimana sistem berfungsi berdasarkan tujuan proyek yang telah ditetapkan.
- Keluaran Umum. Penjelasan secara singkat tentang informasi yang dibutuhkan dari sistem.
- Informasi Input secara Umum. Input data apa yang diperlukan untuk menghasilkan output. Ini adalah waktu yang tepat untuk memastikan bahwa seluruh data yang dibutuhkan dapat tersedia pada waktu yang tepat pula.
- Kinerja (Performance). Berapa banyak transaksi yang akan diproses, berapa banyak data yang akan disimpan, kapan laporan harus dihasilkan, dsb. Jelaskan waktu rata-rata dan waktu maksimal proses (dalam hari atau jam).
- Perkembangan (Growth). Hal ini mungkin sulit untuk diramalkan, tetapi cobalah untuk menghitung kemajuan bisnis dan menetapkan berapa tahun lagi sistem masih dapat diharapkan untuk berfungsi. Kemukakan dalam bentuk persentase atau angka sebenarnya.
- Pengoperasian dan Lingkungan. Dimana komputer akan ditempatkan, dimana terminal-terminal yang interaktif ditempatkan,dan siapa yang akan menggunakannya.
- Kompatibilitas, Pengantarmukaan. Jelaskan jika fasilitas antar komputer dibutuhkan, adakah alat-alat yang harus disatukan, atau jika pengiriman akses dibutuhkan. Jika sistem hanya dapat berjalan dengan komputer yang ada, atau harus dapat diprogram dengan bahasa yang spesifik, semua dokumen dinyatakan di dalam bagian ini.
- Reliabilitas, Ketersediaan. Tulis penggambaran waktu diantara kegagalan-kegagalan (Meantime between Failures /MTBF), waktu untuk perbaikan (Meantime to Repair / MTTR) dan persentase tambahan yang diperlukan. Semua manufaktur menyatakan penggambaran ini untuk hardware mereka.
- Pengantarmukaan dengan Pemakai. Rincikan pengalamanpengalaman yang dibutuhkan user dalam menggunakan komputer, jelaskan bagaimana menangani sistem kapada user yang baru.
- Pengaruh Organisasi. Departemen-departemen apa yang akan sangat berpengaruh dan seberapa jauh cara kerja mereka harus berubah. Bagaimana sistem yang baru dapat berkomunikasi dengan sistem manual yang ada.
- Pemeliharaan dan Dukungan. Jaminan-jaminan yang dibutuhkan : berapa lama, sampai kapan, bagaimana pengiriman.
- Dokumentasi dan Pelatihan. Rincikan semua dokumendokumen umum dan / atau pelatihan yang dibutuhkan.
- Keuntungan (hanya RFP). Jika RD adalah RFP dalam situasi yang kompetitif, mintalah data dari penjual yang menjelaskan mengapa dokumen tersebut harus dipilih. Minta data yang relevan dari penjual yang berpengalaman, komitmen, metodologi proyek, contoh-contoh proyek yang sukses, dan referensi dimana anda dapat menghubungi penjual tersebut.
- Persyaratan dan Kondisi. Menyatakan syarat untuk seleksi, kapan dan bagaimana akan dilakukan.
Fase definisi
Tujuan dari fase definisi adalah untuk memahami dengan baik asalah-masalah yang dihadapi oleh user dalam memperkirakan biaya dan waktu penyelesaian proyek.
Ada 3 aktifitas utama yang harus dilakukan dalam Fase Definisi :
Ada 3 aktifitas utama yang harus dilakukan dalam Fase Definisi :
- Pertama. Anda harus memahami dengan baik masalah-masalah yang dihadapi oleh user dan apa saja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah tersebut (KEBUTUHAN).
- Kedua. Anda harus memutuskan proyek akan dilaksanakan atau tidak. Jika keputusannnya adalah melaksanakan proyek tersebut, Anda harus dapat menganalisis semua risiko-risiko yang mungkin terjadi yang dapat menggagalkan proyek tersebut. Analisis ini sangat membantu dalam penulisan PROPOSAL yang berisi rincian menganai proyek apa yang akan ditawarkan, kapan, dan berapa biayanya (termasuk biaya untuk risiko-risiko yang mungkin terjadi). Tulislah beberapa dokumen dan temukan beberapa kejadian penting pada akhir fase ini. Pertama, menulis Requirement Document (RD), yaitu dokumen yang berisi rincian kebutuhan user. Dokumen RD harus jelas dan lengkap, sehingga Tim Proyek (Project Tem (PT)) dapat memahami seluruh masalah-masalah yang dihadapi oleh user dan dapat memperkirakan biaya penyelesaian proyek tersebut. Kejadian penting pertama yang akan Anda hadapi berupa persetujuan atau penandatanganan dokumen RD oleh User dan Tim Proyek. Selanjutnya, menulis Pendahuluan Perencanaan Proyek (Preliminary Project Plan (PPP)). PPP merupakan langkah pertama dalam merencanakan langkah-langkah berikutnya yang harus diambil untuk mengembangkan produk dan sumber-sumber apa saja yang dibutuhkan untuk setiap langkahnya. Rencana tersebut menggambarkan berapa lama sumber-sumber tersebut akan diperlukan dan berapa banyak biaya yang akan dikeluarkan.
- Ketiga. Anda harus memberikan perkiraan-perkiraan ini kepada user dalam bentuk PROPOSAL Seberapa jauh perkiraan-perkiraan tersebut dapat dipertanggung jawabkan ? Ada dua alasan dalam hal ini. Pertama, kita tidak begitu ahli dalam memperkirakan sesuatu. Kedua, perkiraanperkiraan tersebut dibuat pada saat masih dalam tahap pendefinisian masalah, dimana pada saat itu baru sebagian kecil informasi yang kita peroleh dari masalah yang sedemikian luas. Jika anda tidak yakin dengan kebutuhan-kebutuhan yang telah digambarkan secara akurat dalam dokumen RD, disarankan untuk membagi proyek tersebut menjadi 2 tahap : Fase Analisis sebagai proyek pertama diikuti dengan fase sebelumnya sebagai proyek kedua. Pada saat pendefinisian, proposal anda hanya akan menjadi analisis saja, dan ini disebut PROPOSAL ANALISIS.Kedua hal ini disebut dengan dua fase proposal. Kejadian penting yang terdapat disini adalah pembelian proposal oleh user.
Terminologi
Project Management : Aplikasi pengetahuan, keahlian, alat bantu dan teknik untuk mengelola aktivitas proyek dalam menghadapi kebutuhan dasar stakeholders - client dan memprediksi berbagai hal yang berkaitan dengan proyek.
Project Manager : Individu yang menjaga jalannya manajemen proyek dan semua sumber dayanya (biaya, staff, waktu, kualitas)
Project : kumpulan aktifitas yang jika dikerjakan secara berkesinambungan akan dapat mencapai sukses secara keseluruhan, Sesuatu hal yang biasa diminta oleh client, Dibuat untuk memperbaiki suatu masalah dan atau sesuatu yang baru yang berbeda, Harus unik dari proyek-proyek yang lain.
Yang menentukan keberhasilan atau kegagalan Proyek, meliputi dua hal :
1. Keterbatasan Lingkup Proyek (Project Contraint) : Sesuatu yang secara potensial membatasi proses-proses dalam proyek, yang meliputi 3 hal :
Ada 7 fase dari proyek software, yaitu :
1. DEFINITION
2. ANALYSIS
3. DESIGN
4. PROGRAMMING
5. SYSTEM TEST
6. ACCEPTANCE
7. OPERATION
Proyek software sama dengan membangun sebuah rumah
Project Manager : Individu yang menjaga jalannya manajemen proyek dan semua sumber dayanya (biaya, staff, waktu, kualitas)
Project : kumpulan aktifitas yang jika dikerjakan secara berkesinambungan akan dapat mencapai sukses secara keseluruhan, Sesuatu hal yang biasa diminta oleh client, Dibuat untuk memperbaiki suatu masalah dan atau sesuatu yang baru yang berbeda, Harus unik dari proyek-proyek yang lain.
Yang menentukan keberhasilan atau kegagalan Proyek, meliputi dua hal :
1. Keterbatasan Lingkup Proyek (Project Contraint) : Sesuatu yang secara potensial membatasi proses-proses dalam proyek, yang meliputi 3 hal :
- Time : waktu yang dibutuhkan dalam menyelesaikan proyek. Ada beberapa even yang ‘memaksa’ dalam Timeline proyek, yaitu opportunity (kesempatan), limitations (Keterbatasan), competition (kompetensi).
- Cost : Semua biaya yang dibutuhkan dalam proyek. Semua sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tergantung pada biaya, pentingnya manajer proyek disini adalah melakukan estimasi. Setelah itu adalah memonitor semua limitasi ini, supaya proyek ’aman’.
- Quality : Semua hal yang dikerjakan dalam proyek harus menghasilkan sistem pada waktu dan dalam budget yang ditentukan namun tetap dalam kualitas terbaik yang dapat dicapai.
- Persiapan (Initiating) – mengenali kebutuhan yang berhubungan dengan proyek untuk menangani masalahmasalah.
- Perencanaan (Planning) – ketika mendefinisikan rencana yang akan digunakan untuk menyelesaikan tujuan akhir (requirements gathering).
- Pelaksanaan (Executing) – Mengkoordinasi staff dan sumber daya penting lainnya, seperti yang sudah ditetapkan dalam perencanaan.
- Pengawasan (Controlling) – Monitoring secara konstan terhadap overall progress dalam proyek dan menjaga integritas tujuannya.
- Sosialiasasi (Close Out) – Formalisasi penerimaan kesuksesan suatu proyek dari stakeholders (client).
- Dokumen Konsep proyek (Project Concept Document) – ikhtisar dari apa yang diucapkan client pada meeting pendahuluan (preliminary meetings)
- Dokumen Kebutuhan Proyek (Project Requirement Document) – hasil dari analisa kebutuhan.
- Dokumen Persetujuan / Validasi (Project Charter) – dokumen yang berisi pengesahan manajemen dari client (acknowledges),bahwa proyek diizinkan untuk mengalokasikan sumberdaya.
- Dokumen lingkup proyek (Project Scope Document ) –kandungan proyek (yang berhubungan dengan proyek seperti : project members, project sponsor, dsb).
- Dokumen Perencanaan Proyek (Project Plan) – detil yang menunjukkan strategi untuk dapat menyelesaikan proyek. Outline-nya bisa berupa tahapan-tahapan fase dan langkah
demi langkah kerja. - Dokumen sosialisasi (Closing Document) – metode sosialisasi, training, serah terima dengan stakeholders dan komitmen akhir seperti garansi dsb.
Ada 7 fase dari proyek software, yaitu :
1. DEFINITION
2. ANALYSIS
3. DESIGN
4. PROGRAMMING
5. SYSTEM TEST
6. ACCEPTANCE
7. OPERATION
Proyek software sama dengan membangun sebuah rumah
- DEFINITION DEFINISIKAN RUMAH YANG AKAN DIBANGUN
- ANALYISIS SPESIFIKASI RUMAH
- DESIGN ARSITEK
- PROGRAMMING KONSTRUKSI RUMAH
- SYSTEM TEST BASEMENT, LANTAI 1, 2, ….
- ACCEPTANCE RUMAH SUDAH SELESAI
- OPERATION RUMAH SUDAH DAPAT DITEMPATI
Virus (racun)
Ciri ciri Virus :
1. virus yang menguntungkan :
- ukuran antara 10-300milimikron
- struktur sangat sederhana, terdiri dari asam nukleat(DNA/RNA) dan protein
- bersifat parasit obligat
- virus bukan sel, karena tidak mempunyai membran plasma, sitoplasma daan organela.
- bentuk bervariasi, ad yang oval, bulat
- tidak berkristal
- selubung(kapsid) tersusun oleh protein, satu unit membentuk kapsid disebut kapsomer
- bahan inti yang terdiri dari asam nukleat
- kepala yang berbentuk polihedral(segi banyak).
1. virus yang menguntungkan :
- virus yg menyerang bakteri patogen, con : bakteri penyebab dipteri
- beberapa virus digunakan untuk membuat vaksin
- penyebab penyakit manusia: cacar air, influenza, polio, hepatitis
- penyebab penyakit pada hewan : tetelo pada ayam, rabies, kanker, tumor
- penyebab penyakit pada tumbuhan : berckak kuning pada tembakau, penyakit mozaik pada kentang.
Langganan:
Postingan (Atom)